Trik Pintar & Hemat Mendesain Rumah Tinggal

Antara Rumah Indent, Rumah Jadi, & Rumah Bekas, Pilih Mana?

Written on August 25, 2016   By   in Bangun Rumah, Beli Rumah

Rumah JadiMemiliki rumah pribadi menjadi idaman bagi setiap orang termasuk mereka yang belum menikah. Bukan hanya dijadikan untuk tempat tinggal yang nyaman & aman bagi keluarga, rumah pribadi juga bisa dijadikan investasi untuk melindungi sekaligus menambah aset. Membangun rumah bukan satu-satunya cara untuk memiliki rumah pribadi. Kamu bisa pilih rumah indent, rumah jadi, & rumah bekas. Ketiga cara untuk memiliki rumah pribadi ini tidak bikin ribet karena kamu tinggal beres mulai dari pengurusan surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB), sertifikat rumah, sampai dengan Pajak Bumi & Bangunan (PBB). Di antara ketiganya, mana yang terbaik? Coba kita simak masing-masing kelemahan dan kelebihannya agar kamu bisa mudah menentukan pilihan.

 

Rumah indent

 

Rumah indent adalah rumah yang tidak bisa langsung ditempati. Dengan kata lain, kamu harus membayar sejumlah uang kepada pihak pengembang sebagai tanda sepakat. Pengembang hanya menawarkan lahan kosong yang bakal dibangun rumah sekaligus konsep rumahnya. Kamu bakal penerima kunci di kemudian hari pasca pembangunan rumah sudah rampung.

Kelebihan:

  • Harga untuk rumah indent biasanya relatif murah ditawarkan pengembang mengingat bangunannya yang masih dalam bentuk konsep. Bahkan, ada pula pengembang yang juga menawarkan potongan harga.
  • Lokasi bisa dipilih sesuai keinginan & kebutuhan. Kalau memang ingin bangun rumah yang lebih luas sekaligus mendapat pencahayaan alami yang maksimal, lokasi di bagian ujung bisa dipilih meski dari sisi keamanan kurang menjamin.

Kekurangan:

  • Penipuan sangat rentan terjadi. Kalau salah pilih pengembang, uang kamu bakal hilang sia-sia karena tidak ada pembangunan yang dilakukan atau waktu pembangunan yang rampung sangat jauh dari kesepakatan.
  • Hasil dari rumah yang telah dibangun terkadang tidak sesuai dengan konsep yang ditawarkan sehingga memicu ketidakpuasan sekaligus kekecewaan. Kalau memang harus dirubah sendiri, akan mengeluarkan biaya tambahan.

 

Rumah jadi

 

Berbeda dengan rumah indent, rumah jadi berarti rumah yang telah rampung dibangun. Kamu hanya tinggal memenuhi persyaratan yang diajukan pengembang termasuk bayar DP untuk dapat langsung menempati rumah tersebut.

Kelebihan:

  • Bisa langsung ditempati. Kalau semua persyaratan telah kamu penuhi, rumah bisa langsung ditinggali tidak perduli kamu membayar secara tunai atau cicilan.
  • Tidak perlu repot mengurus dokumen terkait. Surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB), sertifikat rumah, atau dokumen lainnya sudah diurus oleh pihak pengembang.

Kekurangan:

  • Desain rumah terkadang tidak sesuai harapan. Mau tidak mau harus menuruti desain dari pengembang. Jika tidak nyaman, boleh diubah tentunya dengan mengeluarkan biaya tambahan.
  • Kualitas bangunan kurang begitu terjamin. Material yang digunakan pada rumah jadi umumnya tidak begitu terjamin. Misalnya, material dinding menggunakan batako, atap menggunakan asbes, dsb.

 

Rumah bekas

 

Bukan hanya kendaraan yang bisa dibeli bekas, melainkan juga rumah bisa dibeli yang bekas. Meski bekas, tidak hanya mereka yang minim budget tertarik membeli rumah bekas tetapi juga mereka yang banyak uang justru tertarik beli rumah bekas karena alasan-alasan tertentu seperti lokasinya yang strategis, desainnya klasik, atau lainnya.

Kelebihan:

  • Siap ditempati. Biasanya orang menjual rumah yang bekas ditempati sekaligus beserta perlengkapan & peralatan yang ada di dalamnya karena ingin pindah ke luar kota atau luar negeri. Dengan begitu, kamu hanya tinggal pindah badan saja pasca beli rumah bekas ๐Ÿ˜€
  • Lingkungan sosial sudah terbentuk. Tidak perlu takut langsung pindah karena biasanya sudah banyak tetangga kiri dan kanan. Kamu hanya tinggal menyesuaikan diri.

Kekurangan:

  • Sejarah rumah yang mengerikan. Bisa jadi rumah dijual karena sering terendam banjir, jadi tempat pembunuhan, sering terjadi pencurian, atau lain sebagainya yang bikin tidak nyaman ketika dihuni.
  • Perlu mengeluarkan biaya perbaikan. Bisa jadi atap rumah ada yang bocor, cat dinding yang mulai mengelupas, saluran air mampet, atau kondisi lainnya yang membuat kamu perlu mengeluarkan biaya untuk perbaikan.

Sudah menemukan pilihan? Apapun pilihannya penting untuk mempertimbangkan ini: pengembang/penjual yang terpercaya, harganya sesuai kantong, ada prospek pembangunan, lingkungannya aman & nyaman, sejarah rumah baik, dan surat menyuratnya lengkap. Semoga menemukan rumah idaman ๐Ÿ˜€

, ,  

4 Cara Membuat Udara di Rumah Lebih Segar

Written on July 30, 2016   By   in Rumah Segar, Tips

rumah segar

Selain hidup sehat, yang tidak kalah pentingnya bagi kehidupan adalah menghirup udara segar yang berfungsi untuk membuat tubuh menjadi sehat. Untuk mendapatkan udara segar saat ini sangat sulit karena telah banyak tempat-tempat atau jalan-jalan yang telah terkena polusi kendaraan yang melintas baik itu mobil, motor, dan kendaraan lainnya. Untuk itu, salah satu cara untuk mendapatkan udara segar adalah dengan membuat tempat tinggal menjadi tempat yang memiliki udara segar. Bingung bagaimana caranya? Nah, jika Anda bingung berikut ini ada 4 caranya.

Membuka pintu dan jendela rumah sesering mungkin

Cara untuk membuat udara di dalam rumah lebih segar adalah dengan membuka pintu dan jendela rumah sesering mungkin. Dengan membuka pintu dan jendela, maka aliran udara akan berjalan lancar sehingga udara yang ada di dalam bisa bertukar dengan udara segar dari luar. Dengan adanya pertukaran udara, maka secara otomatis bisa membuat suasana rumah lebih sejuk. Namun, jika Anda ingin membuka pintu dan jendela rumah, ada baiknya melihat kondisi lokasi rumah. Jika lokasi rumah Anda berada di tempat yang berdebu, ada baiknya untuk tidak sering membuka jendela dan pintu karena hal tersebut akan membuat debu mudah masuk ke dalam rumah. Selain dengan cara membuka jendela dan pintu sesering mungkin, membuat plafon dengan ukuran tinggi juga bisa menjadi cara membuat udara rumah lebih segar karena sirkulasi udara akan mengalir lebih lancar.

Meletakan tanaman hidup di dalam rumah

Cara kedua untuk membuat udara di rumah lebih segar adalah dengan meletakan tanaman hidup di dalam rumah. Hal ini tidak hanya meningkatkan kualitas udara di dalam rumah tapi juga bisa digunakan sebagai penghias rumah secara alami. Ada banya pilihan tanaman hidup yang cocok di dalam rumah seperti bunga peace lily, palem, lidah mertua, dan beringin putih. Pada intinya pilih tanaman hias yang cocok untuk di dalam ruangan dan tidak membutuhkan sinar matahari langsung secara berlebihan. Selain itu, Anda harus rajin untuk merawat tanaman hias agar tidak mudah layu dan mati.

Membersihkan karpet jika menggunakannya

Cara ketiga untuk membuat udara di rumah lebih segar adalah dengan membersihkan karpet sesering mungkin. Hal ini dikarenakan debu, kotoran, dan bakteri mudah menempel pada karpet. Jika karpet digunakan untuk tidur, tentunya udara yang dihirup saat tidur merupakan udara kotor yang akhirnya dapat menyebabkan ganguan kesehatan terutama ganguan pernapasan. Maka dari itu, bersihkan karpet minimal seminggu sekali agar karpet bebas dari bau.

Membuat ventilasi udara sebanyak mungkin

Rumah yang tidak memiliki ventilasi udara atau hanya memiliki beberapa ventilasi, biasanya terasa sumpek. Hal ini dikarenakan ventilasi udara sendiri merupakan salah satu bagian dari rumah yang berfungsi penting sebagai saluran udara dimana udara dapat mengalir dengan baik melalui cela ini. Untuk itu, buat ventilasi udara sebanyak mungkin. Dengan memiliki ventilasi yang banyak, maka pertukaran udara yang ada akan lebih baik. Nah, jika di rumah Anda menggunakan AC jangan lupa untuk rutin membersihkannya agar udara yang mengalir tidak tercemar dan Anda bisa menikmati udara segar. ย Selain itu, pakai penyaring udara di rumah Anda karena benda satu ini memiliki kemampuan untuk mematikan bakteri dan menghilangkan bau.

Itulah cara yang bisa dicoba untuk membuat udara di rumah lebih segar.

,  

Tips Singkat Menata Rumah Minimalis

Written on July 25, 2016   By   in Rumah Minimalis

Menata Rumah MinimalisRumah minimalis dibangun bukan hanya berlandaskan lahan yang kecil, melainkan juga karena budget yang minim atau anggota keluarga yang sedikit. Jika Anda salah seorang yang memilih konsep rumah minimalis, berikut tipsnya agar rumah terkesan lebih luas:

  • Pakai warna dinding yang cerah
  • Tinggikan plafon
  • Maksimalkan pencahayaan (baiknya alami)
  • Pakai furniture ukuran mini sampai sedang

Semoga bermanfaat ๐Ÿ˜€

,  

Kiat-Kiat Merawat Kamar Mandi

Written on July 7, 2016   By   in Kamar Mandi

kamar mandiKamar mandi adalah ruangan yang oleh sebagian besar pemilik rumah tidak dirawat secara maksimal. Pada umumnya, ruangan ini pengap dan bau serta ada banyak kecoa yang tinggal di dalam aliran air di sana. Tak heran apabila ada orang-orang yang takut akan hal-hal gaib atau hama, seperti kecoa akan merasakan ketakutan untuk masuk ke kamar mandi. Bagaimana dengan kondisi kamar mandi Anda sendiri? Apakah ruangan tersebut terawat dengan baik? Jika tidak, Anda harus mulai memperhatikan dan merawat ruangan tersebut sekarang juga. Caranya? Temukan jawabannya di bawah ini:

 

Pastikan ventilasi udara bekerja dengan baik

 

Ventilasi udara adalah salah satu bagian penting di dalam kamar mandi. Dengan adanya ventilasi udara, sirkulasi udara dapat mengalir dengan lancar sehingga ruangan tidak pengap dan bau. Oleh sebab itu, pastikan bahwa ventilasi udara bekerja dengan baik. Apabila jumlah ventilasi udara dinilai masih terlalu sedikit, Anda bisa membuat beberapa ventilasi baru agar sirkulasi udara semakin lancar. Jika ventilasi udara yang ada sudah rusak, pastikan untuk memperbaikinya sesegera mungkin. Bagaimana jika ruangan ini tetap terasa pengap? Silahkan pasang jendela dengan ukuran sedang agar sinar matahari juga bisa masuk ke dalam kamar mandi. Dengan demikian, ruangan ini tidak akan pengap. Jangan lupa juga untuk memasang pengharum khusus untuk kamar mandi agar ada kesegeran di ruangan ini.

 

Bersihkan kamar mandi minimal 3 hari sekali

 

Hal ini sangat disarankan bagi Anda yang tidak terlalu sering menggunakan kamar mandi dan tidak memiliki banyak waktu untuk bersih-bersih. Membersihkan kamar mandi 3 hari sekali bisa menjadi solusi terbaik untuk menjaga kebersihan ruangan ini. Namun, sangat tidak disarankan bagi Anda dan anggota keluarga yang setiap hari menggunakan kamar mandi yang sama untuk melakukan hal ini. Maksudnya adalah membersihkan kamar mandi harus dilakukan setiap hari agar tidak bau. Pastikan untuk menyikat lantai dengan pembersih lantai berkualitas dan menyikat kloset dengan produk pembersih kloset yang bagus agar hasilnya maksimal. Apabila Anda merasa jijik atau alergi dengan bau kloset, ada baiknya untuk menggunakan masker agar pekerjaan Anda berjalan lancar.

 

Hindari membuang sampah ke dalam saluran air

 

Ada banyak sekali pemilik rumah yang suka membuang sampah, baik itu bekas pembalut, kemasan pasta gigi dan sabun, atau sampah plastik ke dalam saluran air atau bahkan lubang kloset. Mereka mengira bahwa dengan membuang sampah di sana tidak akan menimbulkan masalah besar nantinya. Sadari bahwa membuang sampah ke dalam saluran air atau pun lubang kloset dapat menghambat aliran air sehingga air yang dibuang akan kembali lagi ke luar. Jika hal ini diabaikan, kamar mandi akan bau dan Anda tidak akan betah berada di sana. Oleh sebab itu, hindari membuang sampah ke dalam saluran air atau lubang kloset apapun alasannya. Ada baiknya sediakan kantong plastik atau tempat sampah untuk mencegah buang sampah sembarangan.

 

Oya, perlu diketahui juga bahwa saluran air yang tersumbat tidak bisa diatasi dengan mudah. Apabila Anda berpikir bahwa dengan menyodok sumbatan ke dalam saluran air merupakan solusi terbaik, itu salah besar. Mengapa? Dengan begitu, saluran air akan semakin tertutup dan bahkan benar-benar tidak bisa mengalirkan air sama sekali. Jika sudah seperti ini, Anda membutuhkan jasa sedot wc untuk mengatasi sumbatan tersebut.

,